Endang Wahyu Widiasari

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Imunisasi Difteri (Sayang Tidak Bisa Menemani)

Imunisasi Difteri (Sayang Tidak Bisa Menemani)

Membuka group WA sekolahku, 70 poto kiriman dari teman-teman, ku buka satu persatu, hampir semua poto membuatku tertawa-tawa bahagia, kulihat ekspresi wajah anak-anakku, ada yang ketakutan, ada menangis, wah pokonya bebagai ekspresi terlihat disitu, belum lagi poto-poto teman teman, ekspresinya menbuatku tertawa sendiri, jadi terhibur juga aku melihatnya. Ketika itu suamiku bertanya kenapa tertawa tersendiri ? ku perlihatkan padanya poto-poto ketika kegitan imunisasi Difterri, suamiku pun tersenyum-seyum melihatnya.

Wabah difteri semakin menjadi jadi, di Tangerang tercatat ada 6 orang yang terkena penyakit difteri, bahkan jumlah korban diberbagai daerah semakin meningkat, menurut data TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA Kamis, 28 Desember 2017 Jumlah korban meninggal pun kini telah bertambah menjadi 38 orang, sedangkan korban yang dirawat sebanyak 600 pasien. Dalam rentang waktu dari Januari hingga Desember 2017, kasus KLB difteri di Indonesia terhitung yang terbesar di dunia.

Pemerintah tidak tinggal diam melihat kondisi ini, kementerian Kesehatan RI menganjurkan vaksinasi difteri sebagai upaya penanggulangan dan pencegahan meluasnya KLB (Kejadian Luar Biasa) difteri di Indonesia. Program vaksinasi dari pemerintah Indonesia melalui ORI (Outbreak Response Immunization), memberikan imunisasi difteri terutama bagi penduduk Indonesia berusia 1-19 tahun yang tinggal di sekitar penderita difteri.

untuk mengantisipasi penyebaran wabah difteri lebih menyebar lagi keberbagai wilayah maka pemerintah mengadakan imuniasasi difteri, Difteri disebabkan oleh infeksi bakteri Corynebacterium diptheriae yang menyerang selaput lendir dan tenggorokan. Penyakit ini bisa menghalangi jalan pernapasan yang membuat penderita kesulitan bernapas.

Kegiatan ini di SMPN Cikalongwetan tadinya dijadwalkan tanggal 14 pebruari, akan tetapi secara mendadak pihak puskesmas menberikan kabar kalau imunisasi akan dilaksanakan tanggal 13 pebruari, tapi kami punya prinsip kapanpun kegiatan akan dilaksanakan insyaalloh siap, sebelumnya ku umunkan di group wa sekolah kalau ada perubahan jadwal, dam meminta semua teman-teman untuk mempersiapkan kondisi siswa sebelum dilakukan imunisasi, karena aku tidak bisa datang. Alhamdiulillah semua teman kompak mempersiapkan semuanya, kulihat di poto ada kegiatan guru yang sedang memberikan pengarahan kepada siswa dilapangan, ada juga yang mempersiapkan tempat untuk kegiatan, dan ada juga guru yang membimbing siswa untuk melakukan imunisasi.

Semua kusyukuri, walaupun sekolah kami masih terbilang baru dan teman teman masih muda-muda tentunya belum banyak pengalaman, namun ketika ada kegiatan apapun semua kompak bergerak,

Semoga Ya Alloh kebersamaan dan kekeluargaan ini akan tetap terjalin sampai kapanpun, kami punya keinginan untuk dunia pendidikkan khususnya di sekolah kami, semoga kau mampukan kami untukmewujudkannya, amin...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Meluncur dahsyat tulisannya Neng, keren!

13 Feb
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali